Jaman sudah semakin maju,teknologi
sudah makin berkembang.Tapi tidak tau kenapa rasa tolong menolong sedikit mulai
terkikis.Orang-orang mulai bersikap acuh tak acuh kepada yang
lainnya.Orang-orang mulai tidak ingin untuk memperdulikan lingkungan
sekitarnya.Mereka terlalu sibuk dengan urusan mereka sendiri.Mereka selalu
berpikir panjang ketika ada orang yang meminta tolong,berpikir apakah aku harus
menolongnya? Apakah tidak ada orang lain yang ingin menolong orang ini? Jika
aku menolong brati akan bertambah masalahku,dan masih banyak lagi
permikiran-pemikiran lainnya. Tidak semua orang memang begitu , tetapi banyak
orang begitu.Karena sudah terlalu banyak masalah yang ia hadapi,ia menjadi
takut untuk menolong orang lain.
Tidak
perlu menolong dengan hal-hal besar seperti membantu bencana alam,atau menolong
orang-orang kekurangan.Kita bisa memulai dari sekitar kita,tidak perlu hal-hal
besar.Menolong juga bisa dalam hal-hal kecil seperti membantu menyeberangkan
orang atau bermain dengan anak-anak kebutuhan khusus.atau bisa dengan
memberikan tempat duduk di bus dan masih banyak lagi
Memunculkan kebahagiaan tidak lah perlu dari hal
besar,terkadang dari hal-hal kecil sudah lebih dari pada cukup untuk
memunculkan kebahagiaan.Rasa terima kasih karena sudah di tolong.Dunia tidak
akan berubah jika kita sendiri tidak berubah.Jika ingin merubah dunia maka yang
perlu kita rubah pertama kali ialah diri kita.Karena kita adalah garam
dunia,pemberi rasa kehidupan maka dari itu Bila tidak di mulai dari kita lalu
siapa lagi?

memang kalau bukan kita lalu siapa lagi ,bener sekali
BalasHapusiya gan memang semula Dari kita
Hapushahahaha bener-bener nice artikel gan!
BalasHapusNice artikelnya
BalasHapusterus lanjutkan karyamu
BalasHapusBagus artikeknya kak
BalasHapussetuju setuju memang hrs nya di mulai dari kita
BalasHapusBener kak . Kalo bukam kita yang mulai, siapa lagiii 😊
BalasHapusdunia gk akan berubah kalo bukan kita yang bertindak duluan ^^
BalasHapusjangan terlalu naif bos
BalasHapusmeski kita berubah atau dimulai dari kita
belum tentu dapat mengubah orang lain
dunia ini keras gan
terus berkarya kaka eric
BalasHapusgood article :)
BalasHapus